Berita

barack obama

Lagi-lagi Terduga Teroris Ramai Ditangkapi Jelang Obama Mampir

SELASA, 15 NOVEMBER 2011 | 17:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kalau tidak amnesia, maka publik akan mencatat kejadian berulang jelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia.

Kejadian itu yakni ramainya penggerebekan teroris. Tepat setahun lalu, ketika Obama menginjakkan kaki di Tanah Air pada 9 Nopember 2010, serangkaian kejadian terorisme terungkap. Antara lain, penangkapan di Aceh, Pamulang, dan beberapa tempat lain.

Nah, begitu pula beberapa hari terakhir, media ramai memberitakan keberhasilan Densus 88 menangkapi teroris kelompok Abu Omar, jelang kedatangan Obama pekan ini untuk menghadiri pertemuan ASEAN di Bali. Polisi mengklaim menyita banyak amunisi beserta senjata berat.


"Jika membaca laporan Densus ini, kita sungguh miris, ternyata Indonesia ini sudah seperti Timur Tengah. Tiba-tiba muncul banyak kelompok teroris lengkap dengan embel-embel nama kelompoknya," ujar Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa B. Nahrawardaya kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (15/11).

Dia juga melihat pengulangan bahwa dalam banyak penggerebekan itu polisi selalu tak bisa mendapatkan pimpinan kelompok

"Abu Omar, yang disebut-sebut ketua kelompok 'Bom Hutan UI' diumumkan belum tertangkap. Entah apa kejadian berikutnya, mungkin sehari menjelang Obama datang, Abu Omar akan ditangkap," ucapnya.

Dua kali Obama kunjungi Indonesia, dua kali orang-orang yang diduga teroris ditangkapi, dan banyak senjata dan amunisi yang ditemukan serta disinyalir ada senjata lain yang ditimbun di hutan UI. Karena berdekatan dengan UI, maka isu pun menjadi menarik sebab mirip dengan penangkapan Syaefuddin Zuhri yang ditangkap di dekat kampus UIN Ciputat. Atau, ketika ada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang dikabarkan meng-upload video latihan milisi di Aceh beberapa waktu lalu.

"Pertanyaannya, ini murni pemberantasan terorisme atau untuk 'proyek' cari muka terhadap Obama?" ucapnya bertanya-tanya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya