Berita

m nazaruddin/ist

Nazaruddin: Saya Pulang Kalau Anas Sudah Ditangkap

RABU, 20 JULI 2011 | 19:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Muhammad Nazaruddin di tengah testimoni terbarunya yang ditayangkan live oleh Metro TV malam ini (Rabu, 20/7) berbicara keras soal KPK yang sudah dibungkam oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"KPK sudah direkayasa Anas untuk tidak sentuh dia sama sakali," ujar Nazaruddin.

Dia tegaskan, andai saja KPK serius menangani perkara korupsi dalam proyek Wisma Atlet, Pelembang dan Hambalang, Sentul, Jawa Barat, maka dia sudah dari kemarin-kemarin pulang ke Indonesia.


"Kalau KPK serius untuk tentukan dalang kasus Hambalang dan Wisma Atlet saya mau pulang. Tapi KPK harus clear," tegasnya.
 
Selain itu, dalam pekan ini bukti-bukti korupsi dalam dua proyek itu akan diserahkannya ke KPK melalui media massa dan pengacara.

"Saya nanti menyerahkannya lewat pengacara saya di bawah sumpah. Teknisnya tanyalah ke pengacara saya, ke OC (Kaligis)," imbuhnya.

Sekali lagi Nazaruddin mengajukan satu syarat dirinya kembali ke Tanah Air dan memberikan kesaksian.

"Saya akan pulang kalau KPK tangkap dalang sebenarnya Wisma Atlet dan Hambalang. Dalangnya Anas, dia tentukan posisi masing-masing. Mirwan Amir posisi dimana, saya posisi dimana, jelas semua," tegas dua lagi.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya