Berita

martin hutabarat/ist

Mantan Rekan Bilang Nazaruddin Tidak Pernah Bicara dan Jarang Nongol

SABTU, 09 JULI 2011 | 12:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Hampir dua tahun anggota Komisi III Martin Hutabarat mengenal Muhammad Nazaruddin sebagai sesama anggota DPR di komisi hukum. Dan selama itu pula, Martin menganggap Nazaruddin "misterius". Nazaruddin menonjol hanya saat kasus dugaan korupsinya diperbincangkan publik dan dia menjadi buronan KPK serta Interpol.

"Saya hampir dua puluh bulan mengenalnya sebelum dia dipindahkan ke komisi lain, kita semua berteman, dan saya belum pernah lihat Naazar bicara dalam rapat di Komisi III. Hadirnya pun jarang," kata Martin dalam Polemik Trijaya Network bertajuk "Kepak Si Burung Nazar" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (9/7).

Seingat kader Gerindra ini, paling-paling Nazar hadir saat pemilihan pejabat lembaga hukum di Komisi III. Dan memang, hanya pada saat itulah semua anggota komisi tampak batang hidungnya.


"Biasanya saat fit and proper test hanya hadir 7-8 orang dan itu yang berdialog dengan calon yang diuji komisi III. Tapi pada pemilihan semua lengkap," ungkapnya.

Nah mengenai Nazruddin, dia memang akui pemuda 32 tahun itu tidak terlalu menonjol di Komisi III.

"Kalau ditanya bagaimana skillnya di Komisi III, saya tidak tahu. Tapi orang yang melakukan seperti ini memiliki kelebihan dari rata-rata kita sebab yang dilakukannya adalah cara yang betul-betul lihai," kata Martin soal kegesitan Nazaruddin menghindari proses hukum.[ald]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya