Berita

h. lulung/ist

Menguat, Permintaan Greenpeace Angkat Kaki dari Jakarta

SENIN, 04 JULI 2011 | 15:04 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Desakan agar Greenpeace segera angkat kaki bila tak mau mengikuti peraturan semakin menguat.

Kini giliran tokoh Betawi, H. Lulung A Lunggana, buka mulut mengingatkan Greenpeace untuk mendaftarkan diri ke Kesbangpol Pemprov DKI. Bila tidak, kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini, LSM asing dari Belanda itu akan berhadapan dengan masyarakat Jakarta.

"Silakan Greenpeace angkat kaki dari Jakarta (bila tak mengikuti aturan) dan akan berhadapan dengan warga Jakarta, termasuk masyarakat Betawi Tanah Abang," ujar H. Lulung sambil mengingatkan bahwa Forum Betawi Rempug (FBR) juga telah menyampaikan peringatan serupa.


Sekretaris Umum Bamus Betawi itu juga sepakat dengan penilaian yang menyebut selama ini Greenpeace kerap bertingkah arogan. Pemerintah juga diingatkannya untuk mewaspadai kampanye Greenpeace yang kerap menjelek-jelekkan Indonesia.

"Keinginan men-sweeping Greenpeace yang ilegal dan liar di Jakarta sudah tepat. Ormas-ormas lain di Jakarta harus mendukung langkah ini," tambah H. Lulung yang juga DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta.

Terakhir katanya, kalau peringatan ini diabaikan, bisa-bisa kantor Greenpeace digembok massa. [guh]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya