Berita

ilustrasi

NASIB TKI

Kemlu RI: Sumartini Hadapi Ujian Hatam Al Quran

KAMIS, 30 JUNI 2011 | 15:46 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Menurut informasi yang diperoleh dari Kementerian Luar Negeri, TKI Sumartini binti Munggi tidak akan dieksekusi mati pada tanggal 3 Juli nanti. Sebaliknya, ia akan menghadapi ujian hatam Al Quran karena didakwa melakukan praktik sihir.

Demikian keterangan tambahan yang disampaikan Staf Khusus Presiden, Andi Arief, beberapa saat lalu (Kamis siang, 30/6).

"Bahwa  TKI atas nama Sumartini menurut Kemlu tidak ada informasi akan dihukum pancung 3 Juli ini.  Yang bersangkutan masih dalam proses banding karena vonis dihukum mati. Bukan hukuman qisash," tulis Andi Arief dalam pesannya.


Kementerian Luar Negeri tidak mau kecolongan lagi, dan kini terus memantau permohonan maaf dari Raja Arab Saudi yang telah disampaikan Dubes RI.

"Pada tanggal 3 Juli itu justru Sumartini akan menjalani ujian hatam Al Quran," demikian Andi Arief.

Sementara belum ada keterangan mengenai dua TKI lain, Saidah binti Misnadi dan Warnah binti Martak, yang menghadapi dakwaan dan ancaman hukuman yang sama. [guh]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya