Berita

nazaruddin/ist

MEMBURU NAZARUDDIN

Di Mana Tim Pencari Nazaruddin?

MINGGU, 19 JUNI 2011 | 12:51 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Adnan Balfas Cs dari pagi hingga siang hari ini (Minggu, 18/6) tak dapat dihubungi. Satu-satunya nomor telepon genggam Singapura yang dimiliki tim pencari Nazaruddin ini dalam keadaan mati.

Biasanya nomor itu dengan mudah dapat dihubungi.

Komunikasi terakhir dengan keempat orang itu dilakukan Rakyat Merdeka Online setelah tengah malam tadi.

Adnan mengatakan dia dan kawan-kawannya terpaksa tidur di sebuah taman yang berada di dekat Masjid Anguilla, di Serangoon Road, kawasan Little India. Persis di seberang Mustapha Center, pertokoan paling populer di kawasan itu.

Adnan mendapat informasi Nazaruddin juga sering berkunjung ke pertokoan Mustapha itu.

Selain Adnan, anggota lain tim pencari partikelir itu adalah Sarman El Hakim, M. Egi Sabri dan Dendi Satrio. Paspor keempat orang itu masih ditahan oleh polisi Singapura di kantor polisi Tanglin.

Tommy Dianto, anggota tim pencari yang lebih dahulu dipulangkan polisi Singapura ke Jakarta pada Jumat malam lalu (17/6), pun tak dapat dihubungi. Dalam perbincangan kemarin (Sabtu, 18/6), Tommy mengatakan dirinya sangat khawatir dengan nasib yang dialami teman-temannya yang terlantar di Singapura karena tak diurus oleh KBRI.

Dalam perjalanan pulang ke Jakarta, pria berusia 41 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai konsultan IT itu, diikuti oleh dua orang tak dikenal. Polisi Singapura yang mengantar Tommy ke dalam pesawat pun mengatakan bahwa dirinya diikuti.

Nah, kini ke mana mereka? [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya