Berita

presiden sby/ist

Presiden SBY Terima Kabar Hukuman Mati Ruyati Jam 01.00 Dinihari

MINGGU, 19 JUNI 2011 | 10:38 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Presiden SBY dipastikan telah menerima kabar tentang hukuman mati yang dijatuhkan pemerintah Arab Saudi kepada seorang ibu berusia 54 tahun dari Bekasi, Ruyati, Minggu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

“Aku sudah melaporkan ke Presiden,” tulis Staf Khusus Presiden bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, dalam pembicaraan dengan Rakyat Merdeka Online dinihari tadi (Minggu, 18/6). Ketika itu jam menunjukkan angka 01.38 WIB.

“Setengah jam yang lalu (laporan disampaikan),” tulisnya lagi beberapa saat kemudian.


“Aku mendapat info dari Koordinator Buruh Migrant Wahyu Susilo,” masih tulis Andi Arief dua menit setelah itu.

Sejak tengah malam tadi, Andi Arief aktif menyebarkan kabar mengenai eksekusi hukuman mati itu melalui jaringan BlackBerry. Dia juga melakukan riset kecil untuk mengumpulkan informasi mengenai perjalanan kasus yang menimpa Ruyati.

Enam menit setelah pesan terakhir, Andi Arief kembali menuliskan pesan.

“Nanti Kemenlu dan yang terkait yang memberikan komentar,” demikian Andi Arief.

Sebelum menutup pembicaraan, pada pukul 02.02 WIB, Andi Arief mengatakan, dirinya mendenagr kabar bahwa masih ada 23 TKI di Arab Saudi yang terancam mendapatkan hukuman yang sama dengan Ruyati. [guh]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya