Berita

andi arief/ist

KISRUH @BANGZUL_PKI

Andi Arief: Arif Poyuono Menipu!

SABTU, 04 JUNI 2011 | 14:35 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Arif Poyuono (AP), memang tidak mau mendahului penyelidikan kepolisian soal dugaan pemilik akun twitter @bangzul_pki yang menudingnya sebagai pelaku SMS fitnah kepada SBY dan Partai Demokrat.

Tapi diakui pembela hukum FSP BUMN Bersatu, Habiburokhman, ada dugaan sementara bahwa pemilik akun itu adalah salah seorang Staf Khusus Presiden SBY yang berinisial AA. Sebelumnya, dalam rilis yang diterima Rakyat Merdeka Online kemarin, FSP BUMN Bersatu mengaku telah menyelidiki pemilik akun @bangzul_pki dan didapati bahwa pemiliknya salah seorang Staf Khusus Presiden SBY yang berinisial AA.

Dari sepuluh staf khusus Presiden hanya satu yang berinisial AA, yaitu Andi Arief. Ketika dikonfirmasi, Andi Arief sendiri mengaku dari semalam sudah mendengar isu tersebut. Dia malah tidak tahu sama sekali akun siapa yang menyebar fitnah itu.


"Kok saya. Itu akun siapa saya juga enggak tahu," kata Andi kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (4/6).

Bahkan, Andi Arief ingin melaporkan balik Arif Poyuono. Ada beberapa alasan. Pertama, Arif Poyuono melakukan penipuan karena dia bukan pegawai BUMN, tapi mengaku pegawai BUMN Merpati. Kedua, Arif juga dianggap menyebar berita bohong soal akun twitter. Ketiga, pengacaranya, Habiburokhman juga telah menyebar berita bohong itu kemana-mana dan sudah dikumpulkan bukti-buktinya.

"Pengacaranya (Habiburokhman) juga bukan pegawai BUMN. Mereka berdua ini bisa saya laporkan kasus penipuan dan pencemaran nama baik," ujarnya.

Andi mengaku saat ini sedang berkoordinasi untuk mengambil langkah hukum.

"Tidak jelas motifnya apa. Kemana-mana si Arif Poyuono ini mengaku keponakan seorang pengusaha Tionghoa Indonesia. Apa hubungan Arif Poyuono dengan pemilik akun twitter itu juga diharapkan bisa menguak motif dua orang ini," ucapnya.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya