Berita

andi m/ist

Andi Mallarangeng: Ancaman Terhadap Pancasila akan Terus Ada

SENIN, 16 MEI 2011 | 11:18 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Paham dan gerakan menyimpang dari dasar negara Pancasila akan selalu ada dan terus berkembang di masa mendatang. Saat ini saja, ancaman itu begitu nyata dalam bentuk gerakan seperti NII, radikalisme dan terorisme.

"Ini harus menjadi perhatian kita semua, karena ancaman itu akan terus muncul dari waktu ke waktu," kata Menpora Andi Mallarangeng, saat memberikan sambutan pada acara Training of Trainers (TOT) Empat Pilar Bangsa bagi kalangan pemuda, yang diselenggarakan oleh MPR dan PP Pemuda Muhammadiyah, di Jakarta (Minggu, 15/5).

Hadir dalam acara yang diikuti sebanyak 75 peserta utusan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat pusat tersebut para pimpinan MPR, seperti Ahmad Farhan Hamid, Melani Leimena, Hajriyanto Thohari, serta para narasumber TOT anggota MPR.

Menurut Menpora, sosialisasi Empat Pilar yakni Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di kalangan generasi muda penting dilakukan mengingat mereka adalah sebagai calon pemimpin bangsa.

Andi melanjutkan, sebagai ideologi bangsa, nilai-nilai Pancasila perlu terus dipasarkan dan dipraktikkan dalam kehidupan sosial.

"Kita bersyukur punya Pancasila, karena Pancasila yang mempersatukan bangsa Indonesia. Karena itu, sebagai generasi pewaris Pancasila, tanggungjawab kita bukan saja memelihara, tapi juga mengembangkan nilai-nilai yang dikandung di dalamnya dalam praktek berbangsa dan bernegara," paparnya dalam acara yang berlangsung hingga Kamis mendatang (19/5) itu.

Untuk itu, harap Andi, sosialisasi Empat Pilar Bangsa tersebut dapat terus terlaksana di masa-masa mendatang, terutama di kalangan pemuda. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya