Berita

OSAMA TERBUNUH

Ancaman Terorisme Akan Tetap Muncul

SENIN, 02 MEI 2011 | 14:59 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Tewasnya gembong terorisme nomor wahid dan paling dicari Amerika Serikat (AS), Osama bin Laden, menjadi kabar baik bagi upaya pemberantasan terorisme global.

Namun demikian, aparat keamanan Indonesia tidak boleh lengah karena ancaman kelompok teroris akan selalu ada.

"Tewasnya Osama bukan berarti perang melawan teroris mengendor atau berakhir. Para pengikut pemimpin Al-Qaedah itu diyakini akan terus melakukan perlawanan meskipun pemimpin mereka telah tiada," ujar Sekretaris Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Hery Sucipto, di Jakarta, Senin (2/5).


Lebih lanjut, pemerhati masalah keamanan dan terorisme ini menegaskan, bagi pengikut Al-Qaeda dan jaringan teroris lainnya, tewasnya Osama tidak begitu menjadi pukulan, karena bagi mereka perlawanan jihad bersifat ideologis. Berbeda dengan perlawanan yang bersifat politis.

"Jadi Indonesia harus tetap waspada karena ini perang ideologis. Perang yang didasarkan pada paham ideologis akan lebih panjang dan tanpa henti, ketimbang yang dilatarbelakangi kepentingan politik," paparnya.

Ia menambahkan, bahwa potensi kekerasan dan teror sangat mungkin terjadi terutama di negara-negara yang kerap dirundung dan sedang didera konflik, seperti Indonesia, Afghanistan, Pakistan, Libya, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya. Kelompok Al-Qaeda, katanya, akan memanfaatkan konflik tersebut dengan cara menungganginya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya