Berita

kadhafi/ist

Dunia

Prancis: Aljazair Persenjatai Kadhafi

KAMIS, 28 APRIL 2011 | 22:33 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Penasihat militer Prancis yang membantu kaum pemberontak Libya memastikan bahwa pemerintah Aljazair menyediakan bantuan militer bagi rezim Muamar Kadhafi.

Dilaporkan bahwa kendaraan tempur Aljazair ditemukan di medan pertempuran yang ditinggalkan pasukan Libya yang dipukul mundur kaum pemberontak. Penasihat militer Prancis telah menguji nomor seri kendaraan-kendaraan tempur itu dan memastikan bahwa kendaraan-kendaraan itu berasal dari Aljazair.

Kendaraan-kendaraan tersebut umumnya adalah buatan Prancis yang dijual kepada Aljazair beberapa tahun lalu. Prancis masih memiliki rekam data kendaraan-kendaraan itu.

Menteri Luar Negeri Prancis Alain Juppe juga telah menghubungi Menteri Luar Negero Aljazair Mourad Medelci hari Senin kemarin (25/4), dan memprotes pengiriman kendaraan-kendaraan asal Prancis yang dikirimkan Aljazair ke Libya untuk membantu Kadhafi.

“Saya katakan kepadanya, ada informasi yang menyebutkan bahwa Kadhafi menerima beberapa ratus kendaraan bersenjata dari Ajazair,” ujar Juppe dalam jumpa pers di Paris seperti dikutip Marocco Board News.

Adapun Mourad disebutkan tidak bersedia memberikan keterangan mengenai isi pembicaraan kedua menlu.

Prancis, seperti beberapa negara anggota NATO lainnya, telah mengakui pemerintahan yang dibentuk kaum pemberontak, Dewan Transisi Nasional, sebagai perwakilan rakyat Libya. Prancis juga secara resmi telah meminta agar Kadhafi mengundurkan diri.

Kelompok anti Kadhafi telah beberapa kali mengecam Aljazair yang mempersenjatai Kadhafi. Mereka juga dikabarkan telah menangkap sejumlah tentara bayaran di dekat Ajdabiya. Diduga, tentara bayaran yang ditangkap ini berasal dari Polisario, kamp yang terletak di baratdaya Aljazair. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya