Berita

Moammar Khadafi/ist

Sekutu Tembaki 20 Fasilitas Pertahanan Libya

MINGGU, 20 MARET 2011 | 12:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pasukan sekutu terus menghajar pusat pertahanan Moammad Khadaffi di Tripoli, Libya. CNN baru saja melaporkan bahwa suara ledakan terdengar dari beberapa titik di ibukota Libya itu, sementara suara mesin pesawat jet menderu-deru di atas langit Libya.

Sejauh ini, Amerika Serikat, Inggris dan Prancis, telah menembakkan setidaknya 110 misil Tomahawk dari kapal perang dan kapal selam yang berada di Laut Mediterania. Misil-misil itu menghantam 20 titik pertahanan udara Libya. Demikian disampaikan Vice Admiral William Gortney dalam briefing di Pentagon, Washington DC.

Gortney mengatakan, operasi yang bernama sandi “Oddyssey Dawn” ini ditujukan agar Khadaffi menghentikan serangan terhadap kelompok oposisi Libya menyusul perintah gencatan senjata yang dikeluarkan PBB.

CNN juga mengutip pernyataan seorang pejabat pertahanan AS yang mengatakan bahwa serangan itu juga merusak fasilitas komunikasi. Juga disebutkan bahwa pesawat perang Amerika dan Inggris yang membawa misil terbang rendah dengan kecepatan 550 mil per jam dan mendarat di dekat Misrata dan Tripoli.

Saksi mata di Libya yang dihubungi CNN melaporkan, tembak-menembak terjadi di dekat Mitiga Airport. Sementara kelompok anti-Khadaffi mendengarkan suara tembakan terus menerus dan dua ledakan keras. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya