Berita

ilustrasi malam renungan

Renungan Negara Gagal Digelar di Bundaran HI

JUMAT, 18 MARET 2011 | 18:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Setelah 13 tahun transisi politik di Indonesia, empat kali amandemen konstitusi dan tiga kali Pemilu, Indonesia masih diselimuti problem kekerasan dan kegagalan negara memberikan jaminan rasa aman pada rakyatnya.

Terutama akhir-akhir ini, fenomena teror bom menjadi tren menakutkan. Yang paling merasakan tentu saja rakyat jelata. Berangkat dari realitas itulah, kalau tak ada aral melintang, Forum Bhineka Tunggal Ika (FBTI) menggelar Aksi Damai Malam Renungan Masyarakat Sipil Melawan Teror di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, tepat pukul 19.00 WIB, Jumat (18/3).

Tajuk acara tersebut, "Negara Gagal Memberikan Jaminan Rasa Aman." Dalam undangan yang diterima Rakyat Merdeka Online, dijelaskan, aksi malam ini adalah bagian konsolidasi masyarakat sipil dalam menjaga kebhinekaan dan demokrasi.


Beberapa organisasi masyarakat dan kepemudaan terlibat dalam penggaggasannya, diantaranya Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM),  Himpunan Keluarga Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmabudhi) dan beberapa lembaga lain.[ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya