Berita

Kabar Pena

Tunggu Kami di Timor Leste Kawan!

SELASA, 15 MARET 2011 | 20:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dua wartawan Tempo Semanal Cristovao da Costa dan Domingos da Costa telah kembali ke tanah air mereka, Timor Leste, pagi tadi (Selasa, 15/3). Kedua anak muda enerjik yang mudah senyum itu berada di Jakarta satu bulan lamanya.

Keduanya datang dengan misi khusus: mematangkan kemampuan penulisan berita di dalam bahasa Indonesia. Juga kemampuan mengelola media massa berbasis online.

Tempo Semanal, mingguan yang dirintis mantan pejuang kemerdekaan Timor Leste, José Antonio Belo, memang masih memuat satu-dua artikel dan berita di dalam bahasa Indonesia. Umumnya, berita yang mereka sajikan ditulis dalam tiga bahasa, yakni Portugis, Inggris, dan tentu saja, Tetum.

Selama di Jakarta, Chris dan Domingos menghabiskan hari-hari mereka di gedung DPR/MPR di Senayan. Sesekali mereka mengunjungi kota-kota lain yang ada di sekitar Jakarta, seperti Bogor, Bandung, dan Tangerang.

Program magang Chris dan Domingos digagas setelah dalam kunjungan ke Timor Leste bulan Desember lalu, Pemimpin Redaksi Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa bertemu dengan José Antonio Belo. Kedua jurnalis senior itu sepakat memperkuat hubungan kedua media, juga hubungan masyarakat kedua negara.

Satu bulan memang tidak terlalu lama. Senin malam kemarin (14/3) awak RMOL dan kedua tamu agung dari Timor Leste menggelar perpisahan kecil-kecilan di Graha Pena.

Tempo Semanal kelihatannya serius untuk mengasah kemampuan menulis wartawannya dalam bahasa Indonesia. Menurut rencana, bila tak ada aral melintang, dua wartawan Tempo Semanal lainnya akan kembali mengunjungi RMOL untuk program yang kurang lebih sama.

Juga bila tak ada aral melintang, RMOL pun akan mengirimkan jurnalisnya ke Timor Leste dalam waktu dekat.

Karena itu, tunggu kami di Timor Leste kawan! [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya