Berita

ilustrasi/ist

Indonesia Hadapi Ancaman Ledakan Tiga Gunung Api Fenomenal

SELASA, 08 MARET 2011 | 08:34 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Gunung Tambora, Anak Krakatau, dan Pusuk Buhit di Toba adalah tiga gunung api di Indonesia yang memiliki sejarah letusan fenomenal di dunia. Ketiganya kini tengah diamati dengan serius.

Menurut Staf Khusus Presiden RI bidang Bantuan Sosial dan Bencana Andi Arief, pihaknya bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merasa perlu mencermati aktivitas ketiga gunung api itu untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Pemantauan atas Tambora, Krakatau, dan Toba, sambungnya, merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana.

"Kita perlu memiliki data perkembangan aktivitas gunung-gunung api yang ada di Indonesia untuk dilaporkan secara kontinyu kepada pengambil kebijakan dan disosialisaskan kepada masyarakat,” ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Senin, 7/3).

PVMBG yang berada di bawah Kementerian ESDM pun telah meningkatkan pemantauan terhadap aktivitas ketiga gunung itu. Pemantauan dipimpin langsung oleh H. Dr. Surono yang akrab disapa Mbah Rono.

“Data-data yang didapatkan di lapangan akan berguna bagi pengembangan sistem peringatan dini serta perancangan pola antisipasi dini terhadap potensi bencana. Kita perlu menyiapkan tata cara mengantisipasi ancaman letusan gunung api sekelas Tambora,” demikian Andi. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya