Berita

REVOLUSI MESIR

Aljazair Menyusul Tunisia dan Mesir?

SABTU, 12 FEBRUARI 2011 | 19:43 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Setelah Tunisia dan Mesir, negara Afrika Utara berikutnya yang akan dihantam badai revolusi adalah Aljazair. Demonstrasi yang digelar di ibukota, Aljir, hari ini (12/2) berakhir rusuh. Menurut Liga Aljazair untuk HAM tak kurang dari 100 demonstran ditangkap pasukan keamanan rezim Abdelaziz Bouteflika.

Liga Aljazair untuk HAM juga menyebutkan bahwa demonstrasi sebetulnya berjalan dengan damai. Namun kemudian polisi yang berada di sekitar lokasi demo mulai bergerak dan memecah demonstran menjadi kelompok-kelompok kecil sebelum akhirnya dipukul mundur.

Demonstrasi di Aljir ini kurang dari sehari setelah Hosni Mubarak di Mesir menyatakan mundur dari kursi presiden yang didudukinya sejak 30 tahun lalu. Pengunduran diri Mubarak ini hanya berjarak satu bulan dari penggulingan Zine El Abidine Ben Ali di Tunsia.

CNN mengatakan, salah seorang demonstran, Abdul Mouminm, mengatakan, mereka ingin menumbangkan tembok ketakutan dalam kesempatan pertama. Mereka menuntut agar pemerintah mengangkat UU keadaan darurat yang sejak dua dekade terakhir diberlakukan di seluruh negeri, menjamin kemerdekaan pers serta kemerdekaan berserikat dan berpolitik.

Awal bulan ini Presiden Abdelaziz Bouteflika telah berjanji akan mencabut UU keadaan darurat. Namun sampai demonstrasi Sabtu pagi, UU keadaan darurat itu belum juga dicabut. UU itu diberlakukan sejak tahun 1992 ketika pemerintah menghadapi serangan hebat dari kelompok Islam radikal. [guh]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya