Berita

Ke Inggris, Pansus RUU OJK Studi Banding tentang Kegagalan

SELASA, 28 SEPTEMBER 2010 | 16:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Salah satu negara yang akan dikunjungi Panitia Khusus Rancangan Undang Undang Otoritas Jasa Keuangan adalah Inggris.

Di negara Ratu Elisabeth itu, Pansus RUU OJK akan mempelajari sepak terjang lembaga Financial Services Authority (FSA), semacam lembaga OJK yang sedang digagas DPR dan pemerintah ini.

Namun, Pansus OJK bukan untuk mempelajari kesuksesan FSA itu dalam mengawasi kinerja perbankan dan non perbankan yang ada di negeri David Beckham itu. DPR justru akan mempelajari kegagalannya.


"Justru itu, kami ke Inggris akan belajar kegagalan. Apakah gagalnya karena faktor politik, apakah karena kurangnya koordinasi, kami kan belum tahu. Kami mempelajari itu," ujar Ketua Pansus RUU OJK Nusron Wahid kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta (Selasa, 28/9).

Hal itu dikatakan Nusron karena FSA sendiri, 70% gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Karena pekerjaannya lebih banyak mengurusi market conduct. OJK Inggris itu lupa dengan urusan aslinya, yakni mengurusi mikro dan makro prudential. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya