Berita

Golkar Minta Dana PNPM Ditambah Jadi Rp 2,4 Miliar

SENIN, 27 SEPTEMBER 2010 | 18:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL.Partai Golkar menilai, dana yang dialokasikan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat masih terlalu kecil. Mestinya, Pemerintah mengalokasikan lebih dari 1.9 miliar.

Demikian disampaikan, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie kepada wartawan di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta beberapa waktu lalau (25/9).

"Kita tahu Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahun ini rata-rata 1.9 miliar perkecematan. Kalau bisa ditingkatkan menjadi 2.4 miliar per-kecamatan," tegasnya.


Jika ditambah, sebutnya, dampaknya bagi pembangunan di daerah akan lebih besar. Pembangunan infrastruktur di desa-desa dapat kita atasi dengan baik. Akan lebih terasa bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

"kita harapkan fraksi partai Golkar dan juga partai-partai lain memberikan perhatian yang serius dengan masalah ini. Inilah yang dimaksud partai Golkar bahwa pembangunan harus dimulai dari desa," pintanya beralasan.[arp]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya