Berita

Astaga, 100 Persen Listrik di Filipina Dikelola Swasta

SABTU, 25 SEPTEMBER 2010 | 13:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. 100 persen listrik di Filipina dikelola oleh pihak swasta. Pemerintah di sana tidak punya kewenangan sama sekali dalam pengelolaannya. Akibatnya hargapun ditentukan oleh swasta.

"Pemerintah tidak mengontrol harga listrik itu. Penyedia listrik dilakukan oleh swasta," kata seorang aktivis lingkungan asal Filipina, Rosalinda G. Latino kepada wartawan di kantor Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Mampang, Jakarta Selatan, (24/9)

Rosalinda juga menambahkan, kebijakan yang dikeluarkan di negaranya, banyak dipengaruhi oleh kepentingan para pengusaha dan kaum kapital. 


"Pemerintah misalnya katakan listrik kita bermasalah, karenanya butuh pasokan batu bara. Padahal, itu sebenarnya agar para pengusaha bisa memasok batu-bara baru. Batu bara itu cara yang paling gampang untuk mendapatkan uang bagi para pengusaha," jelas aktivis yang memandu sembilan aktivis lainnya berkunjung ke Indonesia.[arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya