Berita

ilustrasi

KORUPSI BUPATI BREBES

Majelis Hakim Ragukan Kesaksian Saksi

SENIN, 20 SEPTEMBER 2010 | 12:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Sidang kasus dugaan korupsi pembelian tanah dengan terdakwa Bupati Brebes non aktif Indira Kusumah digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan (Senin, 20/9).

Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan enam saksi. Yaitu, mantan sekretaris daerah Brebes, dua anggta DPRD Brebes, satu anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, mantan Ketua Badan Pembangunan Daerah Brebes dan pemilik tanah yang diduga tempat terjadinya penyalahgunaan wewenang oleh sang bupati, Dien Nur Ali.

Dalam Kesaksiannya, Dien Nur Alie mengaku telah menjual tanah seluas 1200 meter persegi yang beralamat di Jalan Ahmad Yani Pesanggrahan Brebes ke pemerintah daerah tahun 2003 seharga Rp 5 juta per meter per segi. Pengajuan harga ini, jelasnya, karena pemilik tanah yang berbatasan dengan tanahnya itu juga menjual ke Pemda dengan harga yang sama.


"Setelah di-ACC, saya menerima uang Rp 6 M dengan dipotong pajak 300 juta. Saya terima Rp 5,7 m dalam bentuk cek, uang 4,7 miliar saya bagikan, ada untuk ibu, adik-adik saya dan untuk usaha keluarga. Sementara uang yang sisanya Rp 1 miliar saya pegang sendiri," jelasnya.

Sebelumnya, tanah tersebut telah digunakan oleh bupati sebelumnya yang juga ayahnya sendiri, Tajuddin, sebagai tempat pasar sejak tahun 2000. Namun, Tajuddin bupati Brebes periode 1999-2004 itu wafat pada tahun 2001. Penggunaan tanah itu sendiri tidak berdasarkan jual beli atau sewa menyewa. Hanya dipakai begitu saja. Padahal tanah itu adalah tanah hibah dari ayahnya sejak kecil.

Namun, majelis hakim sepertinya tidak percaya dengan penjelasan Dien. Bahkan, Nani Jumarni, salah satu majelis hakim, sempat mengingatkan Dien dengan pernyataan yang cukup keras. "Saudara saksi, kesaksian saksi ini sudah di bawah sumpah. Jadi segala kesaksian yang saksi berikan, harus benar," tegasnya yang langsung dijawab Dien dengan membenarkan.

Majelis hakim pun menanyakan, apakah Dien mengetahui berapa nilai jual objek pajak (NJOP) di Brebes saat menjual tanah mililknya itu. Dien menjawab tidak tahu.

Koordinator Badan Pekerja Gebrak, lembaga anti korupsi Brebes, Darwanto juga tidak percaya dengan kesaksian Dien. Menurutnya, harga jual tanah itu jauh di atas NJOP di Brebes.

"Apa pun kesaksian dari ibu Dien, saya kira itu bukan kesaksian yang sebenarnya. Dia coba menutupi para pelaku yang terlibat. Sangat kuat dugaan, terutama pimpinan DPRD dan panitia anggaran ikut terlibat. Itu tidak rasioal. Di sana itu NJOP-nya kisarannya Rp 600 ribu sampai Rp 800 ribu. inikan dijual lima juta. Itu yang membuat dugaan kami kuat, tidak hanya bupati yang terlibat tapi juga legislatif," tegas Darwanto saat dihubungi beberapa waktu lalu. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya