Berita

CENTURYGATE

PAN Tagih Hasil Lawatan Darmono ke Swiss Soal Asset Recovery

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2010 | 17:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bagi Partai Amanat Nasional (PAN), status kasus bailout Bank Century sudah jelas. Kasus mega skandal itu saat ini berada pada wilayah hukum bukan lagi di ranah politik.

"Kami partai politik dan DPR tidak akan mencampuri terlalu jauh dan kami hanya mendorong aparat hukum agar bekerja maksimal dan bekerja tidak lamban," ujar Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edi kepada wartawan saat konferensi pers di gedung DPR, Jakarta (Jumat, 17/9).

Selain itu, PAN juga terus mendorong KPK, Kejaksaan dan Kepolisian terus bertindak atas nama hukum dan segera melalukukan asset recovery Bank Century. Agar aset-aset Bank Century yang dibawa kabur ke luar negeri bisa diamankan dan digunakan untuk kepentingan negara. Soal asset recovery ini, PAN akan terus mempelototi Kejaksaan Agung supaya bertindak cepat.


"Kami akan terus mendorong Jaksa Agung (Hendarman Supandji). Kemarin, Pak Darmono (wakil jaksa agung) dan beberapa pejabat sudah (berangkat) ke Swiss. Pekan depan ini kami akan rapat dan kami akan tagih apa hasilnya. Yang saya tahu, masih ada dana di Swiss. Cuma berapa jumlahnya, ini yang akan kami mintai informasinya dari teman-teman yang berangkat," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya