Berita

miranda goeltom/ist

MIRANDAGATE

Penetapan 26 Tersangka Baru Penuh Kejanggalan

RABU, 15 SEPTEMBER 2010 | 18:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Penetapan tersangka terhadap 26 bekas anggota Dewan periode 1999-2004 dalam kasus suap pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Goeltom pada 2004, akan menimbulkan implikasi hukum sangat serius yang merugikan KPK.

Hal itu dikatakan Ketua Tim Pembela Demokrasi Indonesia, Petrus Selestinus, dalam konferensi pers di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (15/9).

Menurut TPDI, ada beberapa alasan bahwa penetapan itu akan berbuntut implikasi hukum serius. KPK tidak pernah melakukan penyelidikan dan penyidikan atau upaya paksa terhadap pihak penyuap dalam kasus itu. Seperti diketahui dari kesaksian di persidangan, orang yang menjadi penyedia dana adalah Nunun Nurbaeti yang hingga kini dikabarkan masih berada di Singapura.


Petrus mengatakan juga, KPK tidak pernah menyelidiki dan melakukan audit investigatif apakah uang itu sumbangan NN itu disampaikan kepada partai dalam rangka kampanye Pilpres atau sebagai suap pemilihan Miranda.

"Karena ada pasal partai bisa mendapat sumbangan dana maksimal dari perusahaan 800 juta per tahun, sementara perorangan 200 juta per tahun. Si yang punya uang tidak pernah dibuka. Pekerjaan besar KPK adalah bagaimana mengungkap hubungan Parpol besar dengan para pengusaha papan atas," ujar Petrus.

Seperti diketahui, KPK menetapkan 26 tersangka baru dalam penyidikan Mirandagate, dan 14 di antaranya adalah kader PDI Perjuangan di DPR periode 1999-2004, termasuk politisi senior Panda Nababan.[ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya