Berita

hasyim muzadi/ist

TRAGEDI DI ISTANA

Eks Ketum NU: Allah Ingin SBY Sadar

SENIN, 13 SEPTEMBER 2010 | 15:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Joni Malela, seorang tunanetra, meninggal dunia saat berdesakan-desakan dengan pengunjung lain ketika menghadiri open house Lebaran di Istana Negara Jakarta.

Bagaimana pendapat mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama Hasyim Muzadi atas tragedi tersebut?

Hasyim mengisyaratkan bahwa Allah sengaja mencabut nyawa Joni, pada waktu berdesak-desakan untuk bisa bersalaman dengan SBY dan akhirnya menerima amplop, agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sadar.

"Itu kehendak Allah untuk diperlihatkan kepada pembesar-pembesar Istana," ujar Hasyim kepada Rakyat Merdeka Online saat dijumpai di Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat sesaat lalu (Senin, 13/9).

"Itu kehendak Allah untuk diperlihatkan kepada pembesar-pembesar Istana," ujar Hasyim kepada Rakyat Merdeka Online saat dijumpai di Kementerian Agama Jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat sesaat lalu (Senin, 13/9).

Menurut Hasyim, rakyat Indonesia yang meninggal dunia karena kemiskinan, seperti yang dialami Joni, sudah banyak terjadi di daerah-daerah.

"Sekarang oleh Allah didekatkan. Wassalam. Selesai ya, saya mau shalat dulu," ujarnya sambil menutup pembicaraan. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya