Berita

Tragedi Lapindo, Bukti Pemerintah Tunduk Pada Korporasi

SABTU, 28 AGUSTUS 2010 | 21:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Luapan lumpur Lapindo bukanlah bencana alam, melainkan sebuah kejahatan lingkungan dan kejahatan kemanusiaan.

Pernyataan tersebut kembali ditegaskan Koalisi Masyarakat Indonesia kepada korban luapan lumpur Lapindo saat buka puasa bersama di Posko Informasi Untuk Keadilan Korban Lapindo, Sabtu petang (28/8).

“Ini adalah kejahatan korporasi yang luar biasa. Negara sudah tunduk pada korporasi,” tegas Berry Nadian Furqon, salah seorang aktivis Koalisi Masyarakat Indonesia.


Sejak terjadi luapan pertama kali 29 Mei 2006 lalu, menurut Berry, negara sudah absen dan tidak mampu menyelasaikan persoalan lumpur Lapindo yang menyemburkan lumpur panas sebanyak 100 ribu meter kubik setiap hari.

“Sebagai pemegang otoritas, negara telah gagal menekan Lapindo untuk menutup luapan lumpur. Bukan hanya titik semburan yang ada di dalam tanggul, tapi juga 190 titik yang ada yang tersebar di luar wilayah tanggul. Negara juga harus menekan Lapindo agar segera mengatasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan pasca luapan,” tambah Direktur Eksekutif Walhi itu.

Berry meminta, pemerintah sebaiknya jangan sibuk dengan urusan pencitraan saja. Segera selesaikan persoalan lapindo dengan tuntas karena itu hak mereka (korban) sebagai warga negara.

“Ini sudah empat tahu lebih, kenapa nasib korban belum juga jelas,” tukasnya bernada heran. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya