Berita

Maaf Pak SBY, Apa Haluan Ekonomi Kita Sudah Benar?

KAMIS, 26 AGUSTUS 2010 | 19:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Walau telah berlalu dua minggu, namun Pidato Kenegaraan Presiden SBY tetap harus dikritisi. Itu yang dilakukan oleh ekonom senior Rizal Ramli.

"Teman saya, Pak SBY, dalam pidato 16 Agustus lalu mengatakan bahwa haluan ekonomi kita sudah benar, on the track. Saya mohon maaf, haluannya sudah menyimpang dari UUD 1945. Tidak akan berhasil mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Tidak akan berhasil menciptakan lapangan pekerjaan. Malahan, membuat Indonesia semakin tertinggal, terpuruk dan dilecahkan oleh negara-negara lain," ujar Rizal Ramli dalam diskusi "Memaknai Kedaulatan dan Kemandirian Bangsa antara Harapan dan Realita" di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/8).

Rizal juga mempertanyakan apa alasan pemerintah mengatakan haluan ekonomi sudah benar.


"Bukankah fakta bahwa puluhan UU telah dibuat oleh orang asing? Bukankah tidak mungkin kita bisa mensejahterakan rakyat sementara UU-nya pesanan. Kalau ingin mensejahterakan rakyat, caranya hanya satu. Kita harus ubah haluan ekonomi," papar Mantan Menko Ekuin ini.

Masih menurut Rizal, Indonesia sudah merdeka 65 tahun tapi hanya 20 persen dari rakyat yang paling atas yang menikmati APBN. Sisanya hidup pas-pasan, di garis kemiskinan. Mungkin bagi sebagian sudah tidak ada harapan hidup, sehingga mereka memilih bunuh diri.

"Hak dasar warga negara lainnya, yakni hak pendidikan, juga masih belum bisa dinikmati. Setiap tahun diminta biaya masuk sekolah. Tahun 1970-an tingkat droup out hanya tiga persen. Itu juga karena anak-anak-nya tidak mau sekolah dan atau karena ikut bapaknya bertani di sawah. Sekarang ini tingkat drop out 20 persen," lanjut Rizal. [arp]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya