Berita

Demokrat Tolak Gunakan UU Pencucian Uang Sebagai Senjata

KAMIS, 26 AGUSTUS 2010 | 17:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. RUU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) disinyalir akan digunakan Partai Demokrat untuk menggebuk lawan-lawan politik.

Mengenai wacana itu, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustofa menjelaskan tidak ada niat untuk membuat UU TPPU sebagai senjata untuk menggebuk lawan politik.

"Tidak ada kita melaksanakan itu. Itu kan penyususnan UU. Prosesnya kan jelas, diajukan oleh masyarakat kemudian DPR menginisiasi. Ada studinya. Ada timnya dari seluruh yang diambil dari komponen stakeholder. Jadi tidak ada keinginan dari Fraksi Demokrat untuk menggebuk pihak lain," ujar Saan.


Masih menurut Saan, malah Partai Demokrat menganjurkan agar pasal dan ayat RUU TPPU tidak halal, tidak dimasukan dalam RUU.

"Saya juga meminta Komisi III, sebagai pihak yang memiliki dugaan tersebut bisa membuktikannya dengan bukti-bukti yang kuat. Jangan menduga-duga," lanjut Saan.

Yang pasti, lanjut Saan, kita ingin dalam RUU ini nanti  semua lembaga hukum harus sama kuat.

"Tidak berarti kepolisian kuat dan KPK lemah," lanjutnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya