Berita

MPR: Tak Jalankan UU dan Gagal Penuhi Rasa Keadilan Rakyat, SBY Sebaiknya Tak Jadi Presiden

MINGGU, 22 AGUSTUS 2010 | 09:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Munculnya wacana untuk tidak menshalatkan mayat koruptor merupakan bentuk kemuakan yang tinggi masyarakat terhadap perilaku koruptif dan lemahnya komitmen penanganan pemerintah terhadap kasus-kasus korupsi.

“Ini mencerminkan tingkat kemuakan yang sedemikian tingginya dari masyarakat. Karena ini disuarakan oleh Nahdlatul Ulama (NU), ormas terbesar di Indonesia”, kata Wakil Ketua MPR Hajrianto Y Tohari kepada Rakyat Merdeka Online kemarin di Jakarta.

Karenanya, ketua Bidang Keagamaan dan Kebudayaan DPP Partai Golkar itu mengingatkan, pemerintah harus ekstra hati-hati dalam mengeluarkan kebijakan yang berkenaan dengan para koruptor. Termasuk misalnya pemerintah tidak gegabah memberikan grasi dan remisi bagi narapidana koruptor.


“Meskipun secara legal formal, itu dibenarkan, tapi pemerintah hendaknya mempertimbangkan rasa keadilan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat," ujar Hajriyanto.

Hajrianto menambahkan pemerintah sendiri harus tahu bagaimana caranya, di satu sisi mempertimbangkan legal formal, tapi pada sisi lain tidak mengabaikan rasa keadilan masyarakat pada saat yang bersamaan.

"Harus tahu itu (bagaimana caranya). Kalau tidak tahu, jangan jadi pemerintah. Ini kan ibarat mendayung di antara dua karang. Karang yang pertama legal formal, di sebelah kanannya ada rasa keadilan masyarakat dengan tingkat kemuakan yang begitu tinggi," tandasnya. [zul]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya