Tim asuhan pelatih Cesc Fàbregas ini tampil dengan dominasi luar biasa yang membawa mereka mencatatkan kemenangan ketiga dari empat pertandingan, sekaligus mengamankan posisi di jajaran delapan besar klasemen sementara.
Pesta gol Como dimulai pada menit ke-7 saat Anastasios Douvikas sukses mengonversi umpan sundulan dari Máximo Perrone untuk membuka keunggulan.
Penyerang asal Yunani tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-32 setelah memaksimalkan umpan matang dari Álex Valle, mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Sebelum turun minum, giliran Nico Paz yang memperlebar jarak pada menit ke-40. Pemain berdarah Spanyol-Argentina ini menghadirkan momen emosional dengan mendedikasikan golnya untuk mendiang Jesús de Miguel, pemain Tenerife yang meninggal dunia akibat berbenturan dengan kiper Jesús Owono dalam laga melawan Andorra.
Memasuki babak kedua, Como sama sekali tidak mengendurkan intensitas permainan dan justru menjadikannya sebagai ajang pamer ketajaman lini serang. Hanya dalam rentang waktu sepuluh menit antara menit ke-47 hingga 57, skuad Fàbregas menambah tiga gol berturut-turut melalui aksi Lucas Da Cunha, Marc Oliver Kempf, dan gol ketiga Douvikas.
Sumbangan gol tersebut menyempurnakan capaian hat-trick Douvikas, sekaligus mengukuhkannya di puncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions dengan total enam gol. Barisan pertahanan Lens tampak sama sekali tidak berkutik menghadapi kombinasi kecepatan dan presisi serangan tim tamu.
Gempuran berlanjut pada menit ke-62 saat Mattia Liberali menuntaskan aksi individunya dengan tembakan terarah yang bersarang di sudut gawang. Tuan rumah Lens sempat mencetak gol hiburan pada menit ke-65 untuk memperkecil ketertinggalan, namun Como kembali merespons cepat tiga menit kemudian melalui penyelesaian apik Martin Baturina dalam duel satu lawan satu dengan kiper.
Pesta bersejarah tersebut akhirnya ditutup oleh gol Matteo Papaccioli pada masa tambahan waktu, tepatnya di menit ke-91, yang mengunci kemenangan telak 9-1.
Hasil gemilang di Prancis ini semakin mempertegas status Como yang terus memberi kejutan dan mengokohkan ambisi mereka untuk melaju jauh di kancah Eropa musim ini.
BERITA TERKAIT: