Penghargaan diserahkan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda di Menara Astra, Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2026. Dalam kesempatan yang sama, Astra juga meluncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra.
"Harapan kami, inisiatif-inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan manfaatnya. Kami juga berharap apa yang telah kami lakukan dapat diamplifikasi oleh banyak pihak sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat lebih luas," ujar Presiden Direktur Astra, Rudy dalam sambutannya.
SATU Indonesia Awards 2026 ini diikuti 19.155 peserta, angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan 17.708 peserta.
Adapun lima penerima apresiasi kategori umum berasal dari bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Lima penerima itu di antaranya Andi Rizki Tenryayu dari Sulawesi Selatan yang mendapatkan apresiasi melalui program penanganan stunting.
Selanjutnya, Hari Novar dari Riau mendapatkan apresiasi melalui inisiatif gerakan pendidikan di wilayah terpencil, Ahmad Fahrezi dari Jawa Tengah yang mengolah limbah sayuran menjadi pupuk.
Selain itu, Afif Alfianto dari Kebumen yang memberdayakan perempuan melalui pengolahan biji tamanu menjadi minyak bahan kosmetik, dan Feri Ramanda dari Medan yang mengembangkan Farmloka, sistem peternakan berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) yang kini digunakan sekitar 824 peternak.
Sementara itu, Astra juga memberikan apresiasi kepada empat Desa Sejahtera Astra yakni Desa Sukaluyu di Karawang melalui integrasi layanan kesehatan, Desa Karangjengkol di Purbalingga melalui pengembangan wisata edukasi, Desa Purwodadi di Malang melalui pelestarian ekosistem laut, serta Desa Tanjuang Bonai di Tanah Datar melalui pengembangan ekosistem kopi berbasis koperasi.
Para penerima apresiasi memperoleh dana pembinaan Rp65 juta serta kesempatan mengikuti program pembinaan dan pengembangan bersama Astra untuk memperluas dampak inisiatif bagi masyarakat.
BERITA TERKAIT: