Dia menduga antrean BBM yang terjadi di Bali berkaitan dengan kendala distribusi, bukan persoalan ketersediaan pasokan nasional.
“Kalau stok nasional itu kita di angka 16 sampai 18 hari, jadi masih clear, enggak ada masalah secara stok-stok nasional. Jadi mungkin distribusinya yang ada sedikit mengalami terkendala,” kata Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, dikutip Kamis, 15 Oktober 2026.
Bahlil mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri telah berada di Bali untuk menangani persoalan tersebut.
“Di Bali, Pak Simon sudah di sana, Pak Dirut Pertamina. Karena kita tahu bahwa pemerintah kan regulator, implementasi daripada itu semua adalah BUMN, dalam hal ini Pertamina,” ujarnya.
Di sisi lain, Bahlil memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Sementara itu, harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti dinamika harga minyak dunia sehingga dapat mengalami fluktuasi.
"Harga untuk harga untuk subsidi masih tetap tidak ada perubahan apa-apa. Kalau harga menyangkut dengan BBM yang di luar subsidi, itu pasti akan terjadi fluktuatif berdasarkan harga perkembangan dunia, ya," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: