Kasus ISPA Imbas Karhutla Tembus 174 Ribu

DPR Desak Penanganan Serius

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Selasa, 13 Oktober 2026, 18:43 WIB
Kasus ISPA Imbas Karhutla Tembus 174 Ribu
Kabut tebal akibat karhutla di Kalimantan. (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 174.694 warga mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama Agustus hingga September 2026.

Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini mendesak pemerintah memperkuat layanan kesehatan dan perlindungan bagi warga yang terdampak asap karhutla.

"Semua warga menjadi rentan karena dampak karhutla dirasakan semua orang, baik secara langsung terhadap kesehatan maupun secara tidak langsung. Karena itu, penanganan awal bagi korban harus menjadi perhatian," ujar Yahya dalam keterangannya, Selasa, 13 Oktober 2026. 

Ia meminta pemerintah memperluas akses pertolongan dini, memantau kesehatan warga yang terus terpapar asap, serta memastikan korban dengan gangguan kesehatan serius mendapat perawatan berkelanjutan.

Yahya juga mengingatkan dampak karhutla telah meluas hingga negara tetangga. Ia mendesak pemerintah segera memperkuat penanggulangan kebakaran untuk menekan risiko kesehatan masyarakat.

"Kami berharap pemerintah dapat melakukan berbagai intervensi untuk segera mengatasi karhutla," tutup Zaini.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA