Indeks pan-Eropa STOXX 600 melompat 0,65 persen atau 4,10 poin ke posisi 635,65, mencatatkan penguatan dua hari beruntun menurut laporan Reuters.
Bursa regional utama turut menghijau: DAX Jerman naik 0,76 persen (190,41 poin) ke 25.277,68, FTSE 100 Inggris menguat 0,99 persen (104,23 poin) ke 10.656,28, dan CAC 40 Prancis bertambah 0,38 persen (29,55 poin) menjadi 7.832,88.
Fokus investor kini beralih ke laporan keuangan emiten kuartal III untuk meredam sentimen negatif geopolitik. Meskipun LVMH asal Prancis mencatat pertumbuhan penjualan organik di bawah perkiraan akibat lemahnya permintaan fesyen dan barang kulit, ditambah penurunan penjualan sektor barang mewah, saham LVMH justru melesat 1,18 persen dan indeks sektor barang mewah naik 0,95 persen menjelang publikasi laporan.
Perusahaan besar lain seperti ASML dan EQT juga dijadwalkan merilis kinerja keuangannya pekan ini.
Saham perbankan menjadi motor penguatan utama. Di pasar komoditas, harga minyak bertahan di dekat level tertinggi dua pekan menyusul serangan di Arab Saudi.
Di sisi lain, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah zona Euro turut mendongkrak aset berisiko, meski kekhawatiran suku bunga tinggi tetap membayangi. Berdasarkan data LSEG, pasar memperkirakan Bank Sentral Eropa (ECB) menahan suku bunga pada Oktober sebelum potensi kenaikan 25 basis poin pada Desember, kendati ruang pengetatan dinilai terbatas akibat lemahnya pertumbuhan ekonomi.
Sejumlah saham individual turut mencatatkan pergerakan signifikan. Nordex melonjak 3,9 persen setelah pesanan kuartal III melejit 30 persen, Vallourec menguat 3,8 persen usai mengantongi kontrak TotalEnergies, dan Inwit naik 1,8 persen di tengah kabar rencana take-private.
Sebaliknya, sektor telekomunikasi menjadi penekan pasar dengan indeksnya melemah 0,54 persen.
BERITA TERKAIT: