Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Kapolda Jateng Imbau Pemudik yang Melintas Jalur Selatan Kebumen untuk Hati-hati

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Rabu, 27 April 2022, 05:27 WIB
Kapolda Jateng Imbau Pemudik yang Melintas Jalur Selatan Kebumen untuk Hati-hati
Kapolda Jateng saat meninjau kesiapan pos pengamanan mudik Lebaran/RMOLJateng
rmol news logo Setelah dua tahun dilarang mudik karena pandemi Covid-19, masyarakat bisa kembali ke kampung halaman mereka. Putusan ini diambil pemerintah setelah melihat grafik kasus Covid-19 yang terus menurun.

Berdasarkan survei, diprediksi ada 85,5 juta masyarakat yang akan melaksanakan mudik atau melakukan perjalanan selama lebaran 2022.

Untuk itu, Polda Jateng telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan lebaran termasuk di Kabupaten Kebumen.

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, bersama pejabat utama Polda Jateng pun turun melakukan monitoring kesiapan pengamanan lebaran di Kebumen, Selasa (26/4).

Menurut Kapolda, secara umum pospam dan pelayanan masyarakat di jajaran Polda Jawa Tengah siap dalam rangka melaksanakan kegiatan mudik tahun ini.

Pos pelayanan mudik lebaran Haji Tino di Desa Kenojayan, Kecamatan Ambal Kebumen menjadi salah satu yang disambangi Kapolda.

Ia mengatakan dari hasil monitoring jalur selatan Kebumen sangat halus sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati. Terlebih di jalur tersebut penerangan masih belum memadai.

"Cuma pesan saya, di wilayah kita masih belum ada penerangan lampu yang memadai, sehingga saya imbau nanti harus berhati-hati untuk tidak lengah, karena jalurnya ini sangat bagus sekali jangan sampai terjadi kecelakaan yang fatal karena kelalaian kita," kata Ahmad Lutfi dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Menurutnya, jalur selatan Kebumen bisa menjadi alternatif warga agar arus mudik selama lebaran semakin lancar ketika memasuki Jawa Tengah.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama mengaku sudah menyiapkan pengamanan maksimal untuk arus mudik di wilayah Kebumen.

Bahkan, operasi ketupat yang sedianya akan dilaksanakan pada 28 April 2022 telah digelar lebih awal untuk mengakomodasi pemudik.

"Karena adanya informasi masyarakat sudah mulai mudik ke wilayah Jawa dan Bali maka kita langsung menggelar Operasi Ketupat, kita mulai mendirikan pospam kita mulai mem-ploting pasukan di titik kerawanan yang akan dilalui pemudik," papar Piter.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengakui kondisi lampu penerangan jalan di selatan memang masih kurang. Dia pun mengimbau agar masyarakat tidak memacu kendaraannya.

"Kebumen memiliki tiga urat jalur besar, jalur utama di sisi utara, Jalan Daendels dan JJLS ini (Jalur Jalan Lintas Selatan). Yang paling penting masyarakat harus menjaga kecepatannya karena ini los betul seperti jalan tol, harus menghindari batas kecepatan maksimalnya, 80 km/jam," katanya.  rmol news logo article
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA