PKS Dukung Rencana Tokoh Adat Sumbar Gugat SKB 3 Menteri Ke MA

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf/Net

Rencana tokoh adat Minangkabau yang didukung oleh 300 advokat menggugat Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang seragam sekolah, yang terbit setelah insiden nonmuslim wajib mengenakan hijab di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat, disambut baik oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Bukhori Yusuf mendukung rencana gugatan dari tokoh Sumatera Barat dan ratusan advokat yang akan menggugat SKB 3 Menteri tersebut. Sebab, upaya hukum merupakan hak konstitusional setiap warga negara tanpa terkecuali.

"Setuju. Karena itu hak konstitusional warga negara dan itulah cara yang berbudaya," kata Bukhori Yusuf kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (22/2).

Senada, anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS Mardani Ali Sera menilai wajar apabila tokoh masyarakat Sumbar dan ratusan advokat berencana menggugat SKB 3 Menteri terkait seragam sekolah itu. Pasalnya, Indonesia merupakan negara demokrasi dan setiap daerah memiliki otonomi sendiri. 

"Di era demokrasi dan otonomi daerah respon terhadap kebijakan pemerintah Pusat adalah hal wajar," kata Mardani.

Lagipula, menurut Mardani, mekanisme hukum untuk menggugat SKB 3 Menteri juga sangat jelas, yakni bisa dengan melakukan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Agung (MA).

"Pesan saya ke pemerintah pusat, santai saja pada respon daerah. Hadapi dengan wajar. Kalau kebijakannya kuat MA akan memenangkan," demikian Ketua DPP PKS ini.

Sedikitnya 300 advokat disiapkan untuk menggugat Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang seragam sekolah yang terbit setelah kasus jilbab nonmuslim di SMK Negeri 2 Padang, Sumatera Barat.

Eks Walikota Padang Fauzi Bahar, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), tokoh adat, tokoh agama dan organisasi masyarakat di Sumatera Barat yang mengumpulkan para advokat itu untuk menggugat SKB 3 menteri.

"Ada 300 orang lawyer (pengacara) yang kita siapkan. Mereka sudah sepakat datang ke Mahkamah Agung untuk menggugat SKB ini," kata Fauzi Bahar di Padang, Kamis (18/2) lalu.

Komentar


Video

Rekaman CCTV Anggota Brimob Tewas Dikeroyok

Senin, 19 April 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Reshuffle Kabinet Dan Koalisi 2024

Selasa, 20 April 2021
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021

Artikel Lainnya

Tantangan Bukit Algoritma, Belum Penuhi Syarat Administratif Hingga Rawan Gempa
Politik

Tantangan Bukit Algoritma, B..

22 April 2021 00:13
Anak Buah Megawati Sarankan Presiden Tunjuk Bahlil Sebagai Menteri Investasi
Politik

Anak Buah Megawati Sarankan ..

21 April 2021 23:22
Djarot Saiful Buka Puasa Bersama KNPI Sumut, Dorong Pemuda Jadi Perisai Bangsa
Politik

Djarot Saiful Buka Puasa Ber..

21 April 2021 23:04
Didik J Rachbini: Pengangguran Terbuka Dan Terselubung Sudah Hampir 30 Juta, Negara Harus Prihatin!
Politik

Didik J Rachbini: Penganggur..

21 April 2021 22:57
Pedagang Pasar Majestik Jakarta Bakal Divaksinasi Covid-19
Politik

Pedagang Pasar Majestik Jaka..

21 April 2021 22:55
Fachrul Razi: Pemekaran Provinsi Cirebon Sangat Mungkin Terwujud
Politik

Fachrul Razi: Pemekaran Prov..

21 April 2021 22:46
Setelah Ambil Alih TMII, Pemerintah Didorong Tertibkan Aset Negara Yang Dikelola Swasta
Politik

Setelah Ambil Alih TMII, Pem..

21 April 2021 22:23
Hari Kartini, Anisa Pohan Pimpin Srikandi Demokrat Bantu Modal Usaha UMKM Difabel Perempuan
Politik

Hari Kartini, Anisa Pohan Pi..

21 April 2021 21:39