Ketika Bulan Hilang Di Langit Wuhan

Kamis, 26 Maret 2020, 11:50 WIB
Oleh: Adhie M. Massardi
Ketika Wuhan kehilangan rembulan
Dan kelelawar terbang tanpa tujuan
Iblis bangkit dari Istana kegelapan
Melangkah di depan jadi penunjuk jalan

Ketika malam berselimut gelap
Wuhan tenggelam dalam lelap
Babi di kandang yang tak sempat disantap
Menghentikan segala ratap

Ke sana Iblis menggiring kelelawar
Mempersatukan dengan babi yang lapar

Mereka lalu saling bersintuhan
Iblis mendorongnya ke dalam perselingkuhan
Sperma jahat kelelawar nemukan persinggahan
Maka kelahiran Laskar Jagal tak lagi bisa ditahan

Sejarah kemudian bergegas menulis
Iblis yang dibuang Tuhan dari surga ke tanah komunis
Membiakkan Laskar Jagal yang bengis
Di mana-mana ninggalkan jejak maut dan ratap tangis

Jurnalis nyebut Laskar Jagal negeri komunis dengan Corona
Nama mempersona tapi bikin penguasa hilang makna
Terlena hina

Seperti doktrin komunis dan cita-cita Iblis
Laskar Jagal juga meneror masyarakat agamis
Hubungan dengan Sang Pencipta jadi tidak harmonis
Kumpul di rumah ibadah untuk memujiNya jadi pada miris

Tapi tak ada yang tak bisa dilawan oleh kebenaran
Laskar Jagal rancangan Iblis negeri komunis di kota Wuhan
Juga kebohongan yang berlindung di balik kekuasaan
Pasti bisa dikalahkan

Karena itulah yang dijanjikan Tuhan

Bekasi, Maret 2020

Kolom Komentar


Video

SARI MADJID: Ketika Seni | Puisi Hari Ini

Selasa, 07 April 2020
Video

Warung Makar Lieus Sungkharisma Bagi-bagi Makanan Untuk Ojol

Selasa, 07 April 2020
Video

Kisah Perjuangan Sembuh Pasien Positif Corona di Merauke

Selasa, 07 April 2020