Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Polisi Buru WNA Lain Yang Terlibat Bisnis Wisata Seks 'Halal' Puncak

Laporan: Idham Anhari | Jumat, 14 Februari 2020, 18:45 WIB

Rilis pengungkapan bisnis wisata seks halal/RMOL

Pengungkapan kasus jasa wisata seks halal di kawasan Puncak, Bogor terus didalami Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipudum) Bareskrim Polri, termasuk dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA).

Saat ini, empat penyedia jasa dan satu WNA pengguna jasa telah ditetapkan tersangka.

“Kami juga melakukan pengembangan untuk warga negara asing yang berwisata menuju ke Puncak dan mencari wanita untuk kawin kontrak atau booking out short time,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo di Bareskrim, Jakarta, Jumat (14/2).

Ia menjelaskan, wisata seks halal di Puncak ini telah menjadi bahan perbincangan dunia internasional lantaran sudah direportase media asing praktik prostitusi bermodus kawin kontak tersebut.

“Itu dibuat orang Prancis. Diceritakan dan didukung tulisan (berisi)  bagaimana orang Indonesia menjadi korban wisata seks halal ini. Ini sudah menjadi rahasia umum di sana, bahwa ada proses tindak pidana perdagangan orang,” papar mantan Koorspri Kapolri Tito Karnavian ini.

Ferdy menambahkan, pengungkapan tersebut belum komperhensif, hanya sebatas penegakan hukum di hilirnya saja. Oleh karenanya, butuh peran stakeholder untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa perilaku tersebut masuk tindak pidana.

“Kenapa menjadi bisnis? Karena ada supply dan demand. Dan ini dijadikan bisnis seks di sana,” pungkasnya.

Dalam transaksinya, para pelaku menawarkan paket untuk WNA dengan booking out atau pun dengan skema kawin kontrak.

Untuk shoort time jangka waktu 1-3 jam diberi tarif Rp 500-600 ribu. Sementara WNA yang ingin kawin kontrak dipatok Rp 5 juta dengan jangka waktu tiga hari dan Rp 10 juta untuk tujuh hari.

“Dari hasil transaksi itu, para mucikari memotong 40 persen,” demikian Ferdy.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Artikel Lainnya

Aksi 212 Digelar Besok, Mabes Polri Ingatkan Hak Dan Kewajiban Pendemo

Aksi 212 Digelar Besok, Mabes ..

Kamis, 20 Februari 2020
Aulia Farhan ‘Anak Jalanan’ Positif Pakai Sabu

Aulia Farhan ‘Anak Jalanan..

Kamis, 20 Februari 2020
Lebih Kedepankan Pencegahan, Satgas Antimafia Bola Polri Jilid 3 Tak Segan Beri Tindakan Hukum

Lebih Kedepankan Pencegahan, S..

Kamis, 20 Februari 2020
Pantai Bintan Penuh Minyak, Polres Bintan Selidiki Asal Pencemaran

Pantai Bintan Penuh Minyak, Po..

Kamis, 20 Februari 2020
40 Hari Hilangnya Harun Masiku, Bareskrim Polri Sebar Surat Telegram Rahasia

40 Hari Hilangnya Harun Masiku..

Kamis, 20 Februari 2020
Polisi Ancam Pidanakan Pihak Yang Ikut Menyembunyikan Buronan Nurhadi Cs

Polisi Ancam Pidanakan Pihak Y..

Rabu, 19 Februari 2020
Polisi Menduga Ada Tindak Pidana Terkait Zat Radioaktif Di Serpong

Polisi Menduga Ada Tindak Pida..

Rabu, 19 Februari 2020
Polri Bahas Usulan Mahfud MD Soal Polsek Tidak Lakukan Penyelidikan Dan Penyidikan

Polri Bahas Usulan Mahfud MD S..

Rabu, 19 Februari 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia