Ketika Tahun Baru

Noorca M. Massardi

matahari, bumi, dan bulan, kemarin, kini dan esok, apalah bedanya?

kita selalu menandainya hanya karena kita (seolah) ingin perubahan - tepatnya ingin merasa (ada yang) berubah. sesudah itu?

semua berjalan sebagaimana seharusnya. kita berserah pada waktu, pada angin.

kalau ada yang berubah menjadi lebih baik, kita bersyukur. kalau ternyata biasa-biasa saja, juga sepantasnya bersyukur.

tapi kalau lebih buruk dari kemarin, tentu kita harus lebih keras bersyukur, karena keadaan tidak jauh lebih buruk dari itu.

kita berserah juga pada mata dan pada hati. karena dari situlah kita mengenal makna. dan pertanda.

terima kasih 2019, kita sudah bisa menapaki masa sampai sejauh ini.

2020? insya Allah.

indonesia? wallauhualam.

salam dan sejahtera untuk kita semua. amin, amin, amin.

Kolom Komentar


Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Waspada!! Gunung Merapi Menggelembung

Sabtu, 11 Juli 2020

Artikel Lainnya

Via Vallen, Jangan Bikin Cintaku Terkiwir-Kiwir
Rumah Kaca

Via Vallen, Jangan Bikin Cin..

04 Juli 2020 20:14
Puisi: Ajari Aku Bagaimana Berbangga
Rumah Kaca

Puisi: Ajari Aku Bagaimana B..

29 Juni 2020 23:26
Sajak Penyelenggara Pilih Kadal
Rumah Kaca

Sajak Penyelenggara Pilih Ka..

28 Juni 2020 22:54
(Indonesia) Dunia Lain
Rumah Kaca

(Indonesia) Dunia Lain

17 Mei 2020 13:20
Putra-putri Bambu Runcing
Rumah Kaca

Putra-putri Bambu Runcing

11 Mei 2020 21:39
Kibarkan Bendera Kuning
Rumah Kaca

Kibarkan Bendera Kuning

01 Mei 2020 15:47
Pemulung Tua dan Istrinya
Rumah Kaca

Pemulung Tua dan Istrinya

23 April 2020 10:10
Puisi Berbaju Putih
Rumah Kaca

Puisi Berbaju Putih

30 Maret 2020 18:08