Di Ruas Sungai Moskwa

Sabtu, 21 September 2019, 16:16 WIB
Di ruas sungai moskwa
Mencerecet koloni burung-burug
Tak hirau riuh deru mesin
Kecipak air tersibak
Yacht-yacht mewah
Hilir mudik bercengkerama
Mungkin pula sisa-sisa cengkerama

Di ruas sungai moskwa
Angin dingin pada sisa musim panas
Melilit meremas
Matahari betapa mewah
Berbagi tanpa menemu surga musim
Para pencari perbedaan
Yang begitu betah
Berburu surya

Musim pun dipajang sebagai lapak
Merayu dunia
Yang tak sembarang negara memiliki

Disibakan riak sungai moskwa
Koloni ikan bermain
Entah dengan aura apa
Berkejaran di sisa habitat
Yang tak pernah terbayangkan
Apakah esok masih ada surga

Dari tepi sungai moskwa
Cuaca temaram
Merenda rintik syahdu
Matahari malu-malu memanasi
Kehangatan meremang dalam pikiran
Gerimis tipis menyulam petang
Indah di tiap detak waktu

Waktuku entah ke mana
Entah terbenam di mana
Entah terbuang di ceruk apa...


Lapangan Merah

Di tengah sajadah kolosal
Kelalulalangan sibuk kremlin
Luruh satu-satu
Bertolak ke masa lalu
Tuhan menyediakan lapak keragaman
Keniscayaan menyulam warna-warni
Manusia membentuk rupa-rupa
Mengingini yang berbeda
Di sini justru kuhayati
Pesan ayat-ayat suci.

Amir Machmud NS
Mokswa, Agustus 2019
EDITOR: DIKI TRIANTO
Tag:

Kolom Komentar


Video

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Minggu, 17 November 2019
Video

Mahasiswa Harvard Bubar Saat Dutabesar Israel Mulai kuliah Umum

Minggu, 17 November 2019
Video

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang

Minggu, 17 November 2019