Menjemput Kematian

Kamis, 13 Juni 2019, 08:28 WIB

Foto: Net

NIKMAT nyawa yang dianggap
dan menjadi  milik,
hanyalah pinjaman sementara, apabila  Sipemilik  datang dan tiba masa jatuh tempo yang ditetapkan nanti
pinjaman milik mu, akan diambil-Nya

Jika hari jatuh tempo pinjaman tiba, maka  ajalmu tidak dapat melambatkan walaupun sesaat, dan tidak dapat pula mempercepatkan meskipun engkau berada dalam tembok dan pengawalan kokoh

Karenanya dengan senantiasa perbanyak mengingat mati bermakna menyadarkan,  mengingatkan bahwa hidup ini hanyalah sebentar saja

Siapkan bekal dengan kebaikan. Kematian adalah ruang batasnya, jangan lalai dan terlena hidupmu
Karena nasehat terakhir adalah  kematian

Maka kematian adalah kemestian
Jadi lah diri menjadi orang yang paling baik mempersiapkan diri dalam menjemput kematian


Azmi Syahputra

EDITOR:
Tag:

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Puisi: Untukmu, Cipluk
Rumah Kaca

Puisi: Untukmu, Cipluk

13 September 2020 22:24
Puisi Kemerdekaan
Rumah Kaca

Puisi Kemerdekaan

17 Agustus 2020 10:32
Via Vallen, Jangan Bikin Cintaku Terkiwir-Kiwir
Rumah Kaca

Via Vallen, Jangan Bikin Cin..

04 Juli 2020 20:14
Puisi: Ajari Aku Bagaimana Berbangga
Rumah Kaca

Puisi: Ajari Aku Bagaimana B..

29 Juni 2020 23:26
Sajak Penyelenggara Pilih Kadal
Rumah Kaca

Sajak Penyelenggara Pilih Ka..

28 Juni 2020 22:54
(Indonesia) Dunia Lain
Rumah Kaca

(Indonesia) Dunia Lain

17 Mei 2020 13:20
Putra-putri Bambu Runcing
Rumah Kaca

Putra-putri Bambu Runcing

11 Mei 2020 21:39
Kibarkan Bendera Kuning
Rumah Kaca

Kibarkan Bendera Kuning

01 Mei 2020 15:47