Menurut penuturan saksi, kata Kapolrestro Jaksel, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat, sebelum terjadi ledakan, sempat tercium bau gas yang menyengat di tempat kejadian perkara (TKP).
"Sekira pukul 10.00 WIB, anggota sekuriti bernama Syafruddin sedang patroli di lantai LG Mall. Kira-kira lima meter dari restoran TKP," terang dia.
Saat itu, restoran tersebut sedang direnovasi. Lalu, petugas dari toko sebelah restoran mencium bau gas dan dilaporkan ke sekuriti.
Sekuriti pun meneruskan laporan tersebut ke pihak Safety Gandaria City. Kemudian, tiga petugas sekuriti, Khairul Umam, Ferry Bicar dan Widiyatmoko mendatangi TKP untuk memastikan laporan tersebut.
"Saat petugas sekuriti mal tiba di TKP, terjadi ledakan," tutur Kapolres.
Diduga, ledakan tersebut berasal dari kebocoran pipa gas sentral Mall Gandaria City.
Total korban luka bakar akibat ledakan tersebut berjumlah 13 orang. Rinciannya, seorang korban wanita dan 12 orang korban laki-laki.
Saat ini seluruh korban telah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit Pertamina Pusat (RSPP), Kebayoran Baru, Jaksel.
"Seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis. Kami masih akan mendalami penyebab peristiwa ini," demikian Kapolres.
[sam]
BERITA TERKAIT: