Menlu Retno menjelaskan, sejak peristiwa bom terjadi atau pukul 22.00 WIB, pihaknya sudah berkomunikasi dengan duta besar Indonesia yang ada di Islamabad, ibukota Pakistan, dan sejauh ini belum ada korban Warga Negara Indonesia (WNI).
"Yang saya laporkan kepada Presiden adalah, satu bahwa tidak ada warga negara Indonesia sejauh ini yang diinformasikan menjadi korban," kata dia kepada wartawan di halaman Istana.
Kemudian yang kedua, lanjut Menlu Retno, meski belum terkonfirmasi adanya korban WNI, tim dari KBRI Islamabad juga telah berangkat ke Lahore untuk memastikan bahwa tidak ada korban, dan juga untuk mempererat koordinasi dengan otoritas setempat.
"Karena memang ada beberapa mahasiswa kita yang berada di Lahore. Komunikasi juga sudah kita lakukan dengan para wahasiswa, kelompok mahasiswa untuk memastikan apakah ada yang merasa kehialangan teman dan sebagainya," jelas Menlu Retno.
Lebih jauh, Menlu Retno memberikan nomor hotline yang bisa dihubungi oleh WNI, terkait serangan bom di Lahore, Pakistan, yaitu +922832012 dan +923458571989.
"Jadi hotline kapanpun bisa dihubungi dengan dua nomor tersebut," tukasnya seperti dilansir dari laman
setkab.go.id.
[rus]
BERITA TERKAIT: