Bawa 306 Wisman, Hamburg Cruise Berlabuh Di Pelabuhan Sabang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 03 Maret 2016, 16:33 WIB
Bawa 306 Wisman, Hamburg Cruise Berlabuh Di Pelabuhan Sabang
Kecil Besar
rmol news logo Pelabuhan Sabang, Aceh terus disinggahi cruise atau kapal pesiar pasca deregulasi yang diusulkan Kementerian Pariwisata. Kemarin, giliran Hamburg Cruise menurunkan 306 wisman Jerman dan 169 crew yang hendak mengeksplore objek wisata di ujung barat-utara Indonesia itu.

"Mereka happy berwisata di negeri tropis ini. Tentu, ketika kapal bersandar dan mereka berwisata, pasti akan membelanjakan Euro-nya untuk souvenir dan aneka keunikan di Aceh," ujar Asisten Deputi Wisata Alam dan Buatan Kemenpar, Azwir Malaon (Kamis, 3/3).

Hamburg Cruise merupakan Cruise yang ke-5 yang merapat di Sabang. Empat sebelumnya adalah pada tanggal 2 Januari yakni MV Silver Shadow dengan membawa 232 wisman dan 449 crew. Pada tanggal 14 Januari kedatangan MV Seven Sea Voyager yang membawa 689 wisman dengan 489 crew.

Sementara pada tanggal 21 Januari, Sabang kedatangan MV Seven Sea Voyager 682 wisman dengan membawa 449 crew. Sedangkan yang sebelumnya, pada tanggal 25 Januari, mendarat MS Hamburg dengan membawa 293 wisman dan 171 crew.

Namun dia menambahkan, pelabuhan Sabang ini adalah pelabuhan yang baru saja berubah fungsi dari pelabuhan Industri menjadi pelabuhan bebas. "PR kita adalah, bagaimana agar bisa mensuplay barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh wisatawan itu," tandansya.

Semakin meningkatnya kunjungan cruise ke Kota Sabang, membuat Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) juga mengajak travel agent dan semua pihak yang terkait agar dapat berkiprah mengembangkan sayapnya hingga ke Kota Sabang dan bisa melayani wisatawan dengan baik. "Inilah yang oleh Pak Menpar Arief Yahya sering disebut Indonesia Incorporated, spirit ke-Indonesiaan," katanya.

Menpar Arief Yahya memang tidak hanya mengandalkan konsep promosi BAS �"Branding Advertising Sale saja. Orang nomor satu di Kemenpar ini juga keliling ke simpul-simpul cruise dan yacht di Singapore dan Hongkong, agar Indonesia menjadi destinasi kapal dan perahu pesiar internasional.

Saat ini yang sudah bisa didarati adalah Aceh, Medan, Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar dan Baubau. "Kami sedang merencanakan dan mendorong untuk membangun dermaga dan marina di kawasan pariwisata," kata Menpar.

Wisata Bahari, kata Mantan Dirut PT Telkom ini, adalah lahan yang belum terurus dengan optimal. Sejak Pemerintahan Presiden Jokowi, maritime menjadi focus untuk dikembangkan.

"Karena itu, wisata yang berbasis maritime pun sedang kami genjot maksimal. Kita punya strength di maritime. Kita punya pantai banyak, pulau bayak, dan memiliki keindahan bawah laut yang tidak dimiliki oleh negara lain," tandasnya. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA