Operasi Pekat Kalijodo Angkut PSK Hingga Senjata Tajam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Sabtu, 20 Februari 2016, 12:52 WIB
rmol news logo . Jajaran Kepolisian, TNI, dan Satpol PP menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sepanjang lokalisasi Kalijodo, Jakarta, Sabtu (20/2).

Dalam operasi itu, aparat gabungan berhasil menjaring tiga orang pengunjung yang membawa alat hisap sabu-sabu alias bong.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto mengatakan, ketiganya lantas melakukan tes urine, yang hasilnya positif menggunakan sabu.

"Mereka positif ampetamin," kata dia di tempat kejadian perkara (TKP), seperti dilansir dari JPNN.Com.

‎Oleh karenanya, kata Eko, ia lantas menggiring ketiga pengunjung itu guna pemeriksaan lebih lanjut. "Mereka kami bawa ke Kasat Narkoba Jakarta Utara," bebernya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal mengatakan, pihaknya berhasil menjaring sebanyak 17 orang dari operasi pekat itu.

"Sembilan orang pemilik kafe, tiga orang positif narkoba, dua orang kepemilikan sajam (senjata tajam), dan tiga PSK (pekerja seks komersial)," bebernya.

Barang yang diamankan dalam operasi tersebut adalah 33 sajam, dua palu, delapan linggis, tiga tang, sembilan obeng, satu senpi angin, 436 anak panah, dua celurit, sembilan golok, satu sangkur, satu badik, satu gunting, satu pahat, satu kater, satu tombak, delapan ketapel dengan 22 karet ketapel, 9.923 botol miras, dan 166 pack alat kontrasepsi. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA