Tudingan JK ini membuat Masinton teringat pada prilaku Orde Baru di masa lalu.
"Ketika dulu mahasiswa menyuarakan fakta dan kebenaran melalui kritik, rezim Orde Baru menuding mahasiswa ditunggangi," ujar Masinton dalam perbincangan dengan redaksi, Selasa malam (22/12).
Masinton mengatakan, kritik yang disampaikannya terhadap JK termasuk dalam hal pertemuan bos Freeport McMoran dengan anggota keluarga JK mewakili sikap dirinya sebagai warga negara dan sebagai wakil rakyat.
"Sikap dan kritik yang saya sampaikan secara terbuka menyuarakan kepentingan umum. Saya menjadi corong rakyat," ujarnya.
"Tidak ada motif lain selain menyuarakan kehendak rakyat yang mengamanatkan agar negara dikelola dengan benar tanpa mencampuradukkan antara wewenang kekuasaan dengan kepentingan bisnis (conflict of interest), seperti yang pernah terjadi pada masa Orde Baru," sambung Masinton.
Ketika itu, sambung dia, rakyat mengkritik pemanfaatan pengaruh jabatan dan kekuasaan Suharto sebagai Presiden untuk memenangkan kepentingan bisnis keluarga dan kroni Cendana.
[dem]
BERITA TERKAIT: