Pesan Mega, menurut informasi yang diterima redaksi, ada dua.
Pertama, Kabinet Kerja harus dikocok ulang agar semakin bisa bekerja untuk kepentingan rakyat.
Kedua, sejumlah menteri yang sekarang ada di dalam kabinet dianggap mengganggu implementasi Nawacita dan Trisakti. Karena itu, menteri-menteri tersebut perlu segera diganti.
Seperti yang sudah banyak dibicarakan di kalangan masyarakat pemerhati politik di tanah air, termasuk dalam daftar yang wajib diganti ini adalah Menteri BUMN Rini Soemarno.
Rini dianggap tidak dapat bekerja sama dengan jajaran kabinet yang lain. Selain itu dia juga dinilai memiliki jalan pikiran yang berseberangan dengan semangat revolusi mental.
Mega juga disebutkan menyambut gembira
reshuffle yang dilakukan Presiden Jokowi bulan Agustus lalu. Kocok ulang itu dinilai telah meningkatkan performa pemerintahan dan kembali menaikkan harapan publik.
Belum diketahui pasti reaksi Presiden Jokowi atas pesan ini.
Informasi lain mengatakan, Jokowi pun merasa kocok ulang pada Agustus lalu membuat kinerja pemerintah menjadi jauh lebih baik dan lebih menjanjikan keberhasilan. Karena itu, pesan yang disampaikan Megawati dinilai sementara kalangan sejalan dengan keinginan Jokowi.
Juga berkembang informasi bahwa fokus dari
reshuffle kedua nanti adalah sektor ekonomi dan hukum.
[dem]
BERITA TERKAIT: