
. Untuk memacu industri kreatif dapat lebih berperan sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, ada empat pilar yang harus bersinergi dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Keempat pilar itu disebut dengan ABGC atau academic (intelektual), business (pengusaha), government (pemerintah), dan community (komunitas)," kata Deputi Bidang Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif RI, Hari Santosa Sungkari, dalam diskusi ini di Puridani Auditorium, Kampus IPMI, Jalan Rawajati Timur, Kalibata, Jakarta (Sabtu, 14/11).
Hari pun mengajak semua pohak mengubah paradigma perekonomian nasional yang awalnya sebagai bangsa konsumen menjadi bangsa produsen. Dan eksploitasi ekonomi kreatif intinya adalah kekayaan intelektual.
"Generasi muda Indonesia memiliki daya kreasi dam inovasi yang dapat menghasilkan karya- karya dengan intellectual property yang bernilai komersil dan dapat bersaing di pasar bebas ASEAN," demikian Hari.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: