Namun demikian, masih terlalu pagi untuk memperkirakan apa yang mungkin jadi penyebab kecelakaan itu.
Pesawat naas yang terbang dari Kairo menuju St. Petersburg itu mengalami kecelakaan Sabtu pagi (31/10).
Menurut Viktor Sorochenko dari Komite Penerbangan Interstate, badan pesawat mengalami disintegrasi di udara dan puing-puingnya menyebar di daerah seluas 20 kilometer persegi.
Footage dari daerah tempat puing-puing ditemukan memperlihatkan reruntuhan dan bagian-bagian pesawat yang sudah rata dengan tanah.
Kesimpulan bahwa pesawat hancur berkeping-keping di udara mempersempit kemungkinan penyebab kecelakaan. Namun demikian, tetap saja masih banyak kemungkinan penyebab kecelakaan.
"Ini sedikit mempersempit (kemungkinan) penyebab kecelakaan," ujar pakar penerbangan dan mantan Kepala Badan Keamanan Penerbangan AS, Peter Goelz, seperti dikutip dari
CNN.
"Bisa jadi ada semacam kegagalan katastropik, mungkin terjadi karena persoalan dalam perawatan mesin sebelumnya. Bisa jadi juga karena tanki bahan bakar utama meledak," demikian Goelz.
[dem]
BERITA TERKAIT: