"Kami lagi santai dan duduk-duduk di teras hotel. Di situ ada mas Didit (Didit Setiawan, suaminya) dan sepupu mas Didit juga ada," kata Arzetti, dalam penjelasan Senin sore (26/10).
Arzetti menegaskan bahwa ia tak berduaan di hotel tersebut. Sebelum ke Hotel Arjuna Lawang, dia baru saja ada kegiatan di Gunung Bromo. Setelah itu, dia bersama keluarganya meluncur menuju Malang untuk beberapa agenda kegiatan. Salah satunya ada pertemuan dengan Letkol Kavaleri Risky Indra Wijaya, yang juga Komandan Kodim Sidoarjo.
"Agar tidak terlalu jauh masuk ke Malang, kami putuskan pertemuan dilakukan di Lawang. Dan sebelumnya saya juga sudah pamit sama mas Didit. Mana mungkin mas, saya pergi tanpa sepengetahuan dia," ungkapnya, sebagaimana dilansir
JPNN.
Ditanya tentang materi pertemuan, Arzetti menyebutkan, Risky dikenal sangat dekat dengan salah satu pengasuh pondok pesantren di Malang. Kebetulan, Risky ada kegiatan pembangunan sebuah masjid di Malang juga.
"Kami ingin membicarakan kira-kira apa yang bisa kita lakukan (untuk masjid)," ungkapnya.
Arzetti sangat kaget ketika mendengar pemberitaan soal penggerebakan dugaan perselingkuhan dirinya di hotel Arjuna, Lawang. Apalagi saat pertemuan dengan Risky, dirinya ditemani suaminya dan sepupu yang juga anggota TNI AD.
"Mana mungkin kami masuk kamar hotel. Kami tidak sempat masuk, hanya duduk-duduk di teras saja," ucapnya.
Ditambahkan dia, berita heboh yang kini menimpa dirinya di berbagai media sosial dan media lainnya, dianggap tidak benar. Karena itu, dia dan keluarganya enggan menanggapi secara serius.
"Suami saya ajak untuk
press conference tidak mau. (Kata suami), buat apa, lha wong ada saya di situ," demikian Arzetti menirukan pernyataan Didit.
[ysa]
BERITA TERKAIT: