
Jumlah jemaah haji Indonesia yang menjadi korban tragedi Mina 2015 belum bisa dikonfirmasi. Semua korban biasanya langsung diurus oleh otoritas haji Saudi. Karena itu, pihak Panitia Penyelanggara Haji Indonesia (PPHI) sedang berusaha menghubungi otoritas Saudi untuk melakukan proses identifikasi.
Begitu dikatakan Ketua Komisi VIII Saleh Partaonan Daulay yang sedang berada di Mekkah, kepada redaksi beberapa saat lalu (Kamis, 24/9). Saleh berada di Mekkah untuk mengawasi jalannya pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
"Kalau ada kejadian seperti ini, biasanya pemerintah Saudi terlebih dahulu melakukan proses identifikasi sendiri. Misi-misi haji dari berbagai negara tidak bisa langsung mengambil tindakan. Semua menunggu koordinasi otoritas haji Arab Saudi,†kata dia.
Saleh menduka kecelakaan yang menewaskan lebih dari 300 jemaah haji ini terjadi karena jemaah haji berdesak-desakan untuk segera melontar jumrah Aqabah dan terhindar dari panas sinar matahari di siang dan sore hari.
Karena jumlahnya yang begitu banyak, terjadi saling berdesakan antara satu dengan yang lain. Ini mungkin yang mengakibatkan para jamaah panik dan saling dorong,†katanya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: