Pertemuan dengan Donald Trump Diolah PDIP untuk Rebut Kursi Ketua DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 07 September 2015, 13:39 WIB
Pertemuan dengan Donald Trump Diolah PDIP untuk Rebut Kursi Ketua DPR
donald trump-setnov/net
rmol news logo . Polemik Ketua DPR Setya Novanto dan romobongan bertemu dengan capres Donald Trump yang digulirkan oleh PDI Perjuangan sebenarnya semakin mempertegas jika fraksi PDIP masih menginginkan kursi di DPR yang saat ini dikuasai oleh Koalisi Merah Putih (KMP).

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI), Panji Nugraha, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 7/9).

Panji menilai, terkait pelaporan Ketua DPR dkk ke Majelis Kehormatan Dewan, menurut informasi yang di dapat PDIP telah mempersiapkan calon Ketua DPR baru yang akan dipegang oleh Rieke Diah Pitaloka. Hal ini semakin mempertegas jika PDIP ingin menguasai eksekutif dan legislatif untuk melanggengkan kekuasaan.

"Jika PDIP menguasai eksekutif dan legislatif, maka akan sangat tidak baik bagi negara demokratis saat ini, karena akan melemahkan fungsi check and balances terhadap pemerintah Jokowi-JK," ungkapnya.

Cara ini juga, sambungnya, akan memicu kegaduhan politik baru yang akan berimbas pada semakin anjloknya kepercayaan publik kepada pemerintahan Jokowi-JK. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA